-->

KEJAMNYA POLITIK TANPA ETIKA, PRABOWO DI BOM FITNAH

JAHATNYA POLITIK TANPA ETIKA




Paska instruksi Erick thohir ketua TKN agar melakukan langkah offensive atau menyerang akibat elektabilitas Prabowo Sandi melampaui rivalnya. Dalam beberapa hari ini Prabowo dibom fitnah-fitnah politik yang menjijikkan, dibackup penyebarannya oleh media-media cukong yang memihak tanpa rasa malu.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media tentang makna instruksi "offensive" dari Erick thohir, dengan lantang Irma Natsution salah satu jubir TKN menjawab isu masa lalu Prabowo akan diangkat. Tentu saja hal tersebut mendapatkan response negative dari netizen.
Fahri hamzah mengkritik pola tersebut tidak akan laku karena masyarakat sudah pintar. Rocky Gerung mengkritik dengan satu kata "Dungu".

Umarah Hasyim sekjen PBB yang berbalik arah mengikuti Yuzril tiba-tiba ikutan memfitnah Prabowo. Tanpa hujan tanpa angin, Prabowo difitnah marah-marah ke ulama. Semua kaget! Kok Umarah Hasyim sekeji itu.

Untuk menguatkan fitnahannya, Umarah menantang sumpah pocong cara yang sama dipakai Yuzril ketika terpojok karena viralnya info bahwa dirinya tidak ada terima kasih ke Prabowo karena PBB dibidani oleh Prabowo. Para ulama menyarankan agar Usamah Hasyim perbanyak istighfar.

Eva sundari, Sang pembenci Islam yang sebelumnya menyatakan situs Islam lebih berbahaya daripada situs porno ikutan menguatkan fitnah Usamah Hasyim. Eva sundari sok bersimpati ke ulama padahal semua orang yang hadir di pertemuan yang di klaim Prabowo marah ke ulama memberikan klarifikasi bahwa semua itu fitnah keji belaka.

Tanpa etika!

Politik fitnah ternyata masih berlanjut. Nate S Pane ketua IPW (Indonesia Police Watch) memfitnah Prabowo akan mengadakan kerusuhan jika kalah.
Nate juga memfitnah Prabowo didukung oleh kelompok radikal dan dirinya mencurigai Prabowo memanfaatkan mereka untuk kerusuhan jika kalah. Naudzubillah.

Fitnah-fitnah tersebut diprediksi akan semakin keras menjelang tanggal 17 April 2019 mendatang. Dibantu penyebarannya oleh media cukong yang menceritakan ulang dari berbagai sudut pandang, diyakini akan mampu menghancurkan elektabilitas Prabowo Sandi yang terus naik.

Jahatnya politik tanpa etika, mereka pikir Allah itu tidak ada. Mereka pikir apa yang mereka tabur tidak akan dituai, mereka pikir sah-sah saja dalam politik melakukan serangan politik meski tanpa etika Dan memfitnah!

#StopFitnah
#StopHoax
#2019PrabowoPresiden

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel